Meet Our MAESTRO Artisan

Meet Our MAESTRO Artisan

MEET ZENI Zeni is such sweet and so joyful always. We always love talking about many things with him.  He has been working as a shoemaker for 7 years. His hands are very skilled at assembling various types of shoes. Last week when we visited we asked Zeni why working as a shoe artisan?  He answered that, “Almost every day when I was young, I joined my father to work as a shoe artisan. I learned a lot from him.” He is incredibly hardworking. When the pandemic period made Zeni lose his job, Zeni once switched professions to become an online driver. Zeni has two children and his goal is to have all his children complete their education.   MEET MAMAT Anyone who meets the figure of Mamat will agree that he is a figure of courage and integrity. While other junior high school students focused on their education, Mamat...
Admin Pijakbumi - Jul 15, 2021
Archita, dan memori pertemuannya dengan Skeleton

Archita, dan memori pertemuannya dengan Skeleton

  Pertemuan pertamaku dengan Pijakbumi dimulai tahun 2018. Pada waktu itu aku melihat salah satu temanku menggunakan Sakka Polka, spontan aku bertanya “Lucu banget! Beli dimana?” “Pijak, Chit,” jawabnya. "Pijak? Baru dengar," tanyaku heran.   Sepulang kuliah aku mencari info di Instagram dan nama yang pertama muncul “Pijakbumi”. Aku buka dan scroll feed Pijakbumi dan aku terpaku pada salah satu posting-an Pijakbumi saat rilis Sakka Skeleton. Seperti orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama, aku langsung membelinya melalui website Pijakbumi.  Setelah menunggu kurang lebih 3 hari akhirnya paket datang dan aku sangat antusias membukanya. Kebetulan saat itu aku sedang berkumpul dengan 2 orang temanku di kosan. Senang sekali rasanya, saat digunakan sepatu ini terlihat keren dan sesuai dengan gayaku.  Malam harinya langsung ku coba pakai pergi jalan-jalan bersama teman-teman. Nyaman digunakan walau sedikit kebesaran karena aku baru sadar seharusnya aku memilih satu ukuran di bawah ukuran sepatu yang biasa aku...
Admin Pijakbumi - Apr 30, 2021
Merawat, Melangkah: Mengenal Circular Fashion Dari Sosok Recycling Enthusiast

Merawat, Melangkah: Mengenal Circular Fashion Dari Sosok Recycling Enthusiast

  Intan Anggita Pratiwie, pendiri Sight From The Earth ini sudah gemar membeli baju bekas dan merombaknya menjadi pakaian baru sejak duduk di bangku kuliah. Bersama dengan Andien Aisyah, ia kemudian mendirikan Setali Indonesia sebagai social enterprise yang mengelola fashion waste dan home living waste dengan cara recycling (downcycling dan upcycling). Salah satu karyanya telah berhasil mengantarkan Intan dan Setali Indonesia ke peragaan mode Paris Fashion Week yang diselenggarakan pada bulan September 2021 mendatang.   Pijakbumi (PB): Sejak kapan Intan senang dengan dunia recycled fashion? Intan Anggita Pratiwie (IAP): Tahun 2004-2008 ketika masih kuliah di Bandung, aku suka main ke pasar Cimol di Gedebage untuk beli barang preloved—paling banyak denim lalu aku permak sendiri. Kemudian, pada tahun 2013 ada satu momen di mana aku harus berangkat ke Okinawa bersama Papajo sebagai inspiring speaker di konferensi Coastal and Marine Litter UNEP (UN Enviromental Program). Karena kebutuhan dana yang besar untuk keberangkatan...
Admin Pijakbumi - Apr 30, 2021
Merawat, Melangkah: Petani Kota

Merawat, Melangkah: Petani Kota

  Aktivitas bertani atau berkebun identik dengan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di pedesaan. Tidak hanya masyarakat pedesaan, masyarakat kota pun sebenarnya dapat bertani untuk memenuhi kebutuhan akan bahan pangan organik dan sehat. Namun, pertumbuhan jumlah masyarakat dan keterbatasan lahan di perkotaan, memantik masyarakat perkotaan untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan halaman belakang atau atap tempat tinggal masing - masing. Kebiasaan masyarakat kota untuk memproduksi bahan pangan organik secara mandiri dapat dimulai dengan meninggalkan gawai sejenak dan mengambil sekop untuk kembali bertanam di sudut - sudut kecil tempat tinggal kita. Tumbuh dari tempat pembuangan sampah di pinggir selatan kota Jakarta, Kebun Kumara mengubah tempat terlantar di tengah area rekreasi Pulau Situ Gintung menjadi kebun yang memproduksi bahan makanan secara mandiri—ekosistem yang baik untuk pertumbuhan tanaman dan aktivitas cacing yang bermukim dapat menyuburkan tanah.Kebun Kumara lahir dari kegelisahan akan gaya hidup masyarakat perkotaan yang katanya ‘terdidik’ tetapi justru tidak dapat merawat alam...
Admin Pijakbumi - Apr 30, 2021
loader
Showing 1 - 4 of 6 results

Featured Articles

Meet Our MAESTRO Artisan
Kelana

Meet Our MAESTRO Artisan

MEET ZENI Zeni is such sweet and so joyful always. We always love talking about many things with...
Jul 15, 2021
Archita, dan memori pertemuannya dengan Skeleton
Kelana

Archita, dan memori pertemuannya dengan Skeleton

  Pertemuan pertamaku dengan Pijakbumi dimulai tahun 2018. Pada waktu itu aku melihat salah satu temanku menggunakan Sakka...
Apr 30, 2021
Merawat, Melangkah: Mengenal Circular Fashion Dari Sosok Recycling Enthusiast
Kelana

Merawat, Melangkah: Mengenal Circular Fashion Dari Sosok Recycling Enthusiast

  Intan Anggita Pratiwie, pendiri Sight From The Earth ini sudah gemar membeli baju bekas dan merombaknya menjadi...
Apr 30, 2021
Merawat, Melangkah: Petani Kota
Kelana

Merawat, Melangkah: Petani Kota

  Aktivitas bertani atau berkebun identik dengan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat di pedesaan. Tidak hanya masyarakat pedesaan,...
Apr 30, 2021

Tags